Monday, September 2, 2013

Asus Vivo Book X202E

Asus Vivobook X202E dengan spek, Core i3 3217U, 4GB, 500GB, 11.6" Touch, VGA Intel, BT, W8
Aplikasi terinstall
*Office for Home/ students
*VLC
*McAfee (gratis untuk 2 atau 3 bulan dari Asus nya)
*Media Player bawaan Win8
*News downlaod dari Microsoft Store
*Weather
*Twitter linked melalui contact
dan beberapa file aplikasi bawaan yang hampir tidak pernah saya pakai.


Body built: Tekesan elegan dengan balutan metal dan tidak terkesan ringkih sama sekali. Dengan berat 1,5kg kira kira, saya masih ragu apakah tergolong ultrabook atau laptop 11inch? Anyhow perbandingan ringkih dengan portege R830 yang dulu pernah saya pakai, sebesar 13 inch tapi sangat berasa plastik nya. Karena terbiasa membaca macbook, asus jadi serasa solid seperti produk Mac.


Performance: IMPRESSIVE! untuk presentasi dengan kondisi di set high performance, bisa bertahan hampir 4 jam sedangkan dalam Battery save mode, battery bisa bertahan 5 jam.


Coba playback MKV full HD--> Tanpa masalah
Coba file presentasi sebesar 250MB--> Tanpa lag dan masalah
Coba buka aplikasi Word, Excel, Powerpoint, Music, dan chrome--> bagus seklai dan running smooth


Layar 11 inch terkesan kecil memang betul tapi semuanya masih readable dan tidak ada kendala apa apa untuk saya gunakan kerja.


Disayangkan, keyboardnya yang tidak memiliki backlight sehingga sangat mengandalkan suasana yang cukup terang untuk "ngetiik" seandainya saja ada backlight maka laptop ini akan semakin sempurna.


Kenyaman mengetik di laptop ini sangatlah nyaman kalau boleh di bilang hampri serasa ngetik di Mac yang saya anggap paling nyaman dibandingkan laptop lainnya. (Lenovo, Acer, Toshiba dan HP)


Wifi Connection, mudah dan cepat terkoneksi tanpa halangan


Fitur OS Windows 8 ini kalau dari pandangan saya, memang mereka membuat sedemikian rupa untuk kemudahan kita apabila sering membuka beberapa aplikasi bersamaan disaat mengerjakan sesuatu. Cukup tekan "Windows + Tab" kita bisa memilih, mau lihat aplikasi yang mana. "Windows + D" maka otomatis masuk ke Desktop mode.


ATAU kalau dirasa lebih senang menggunakan trackpadnya cukup:
*geser dari kiri ke kanan maka aplikasi akan berubah ke aplikasi lain yang sudah dibuka
*geser dari bawah ke atas atau sebaliknya maka langsung FULL SCREEN
*geser dari kanan ke kiri maka langsung terlihat tampilan menu lain, seperti setting, wifi, share, search, device, jam, date, dan battery.
*pinch out pinch in seperti macbook untuk zoom in zoom out


Sementara hanya itu yang saya temukan sampai saat ini.....


Asus mengclaim bahwa loading dari saat buka screen ke tampilan Windows 8 sangat cepat, memang betul, kira kira 2 detik namun belum sepenuhnya sempurna sebenarnya jadi masih harus nunggu beberapa saat sampai benar benar bisa full performance. Semisal saya geser geser di trackpad, masih terasa lag nya.


Namun, dengan layar sentuh/ Touch Screen LCD, navigasi kita jadi lebih cepat, apalagi kalau sedang browsing, hampir lupa dengan keyboard dan trackpad, tinggal sentuh sentuh layar dan langsung klik yang mana saja bisa di sentuh di layar. geser geser menu di windows 8 pun terasa sangat smooth. Layaknya iPad/ iPhone/ GNote atau HTC One X.


Sinkronisasi dengan Contact di Gmail, ternyata dengan melakukan:
1. Sign in email kita di "Mail"
2. Akan ditanyakan apa yang mau di sinkron, apakah kontak dan schedule?
3. kita pilih keduanya maka, otomatis contact semua masuk ke Vivo dan demikian juga semua schedule yang sudah kita buat di Google calender.


Sinkronisasi ini sangat memudahkan saya memindahkan semua kontak dan schedule yg selalu saya update di Google. Otomatis semua schedule akan tampil di "HOME" Windows 8, janji temu apa saja yang saya miliki di beberapa waktu kedepan.


Kalau kemarin saya menggunakan Imaga Data Converter dari SOny untuk mengolah File RAW saya menjadi JPEG, terasa sangat lelet, maka saya coba Photoscape, free software untuk rubah file yang bisa secara keseluruhan, ternyata memang tidak selama yang saya alami sebelumnya. So far Photoscape menjadi andalan saya.


Suara yang dihasilkan oleh si Asus ini memang benar benar menyenangkan untuk saya. Karakter suara yang "berisi", nyaman di dengarkan di Asus Vivobook.


Keunggulan ukuran dan berat yang merupakan faktor kenyaman untuk saya selama ini, tidak bulky dan nyaman di "tenteng"


Terlepas dari semuanya, sepertinya dengan size factor, built quality, performance dan penampilan saya merasa laptop ini di bandrol di harga yang sesuai tidak semahal vaio dengan spek dibawahnya atau merk merk lain.


Output HDMI maupun VGA yang sudah builtin sangat menyenangkan, saya gunakan presentas di LCD/ LED screen maka HDMI sangat berperan besar, semuanya jadi lebih nyaman dan "hidup" ketimbang hanya VGA. Compact dan compatible.


2 USB slot yng tidak terlalu berdempetan, memudahkan untuk men "colok" berbagai device/ kabel data/ flash disk. Ditambah satu slot USB 3.0 yang speed nya lebih baik dari USB 2.0 di sisi kanan laptop, semakin cepat untuk akses portable HDD saya yang sudah support USB 3.


Kekurangan dari Windows 8 yang saya rasa masih sangat berasa adalah Microsoft store nya yang entah kenapa selalu di aksesnya sulit atau lambat, tidak secepat itunes, apalagi kalau kita mau download apps atau update, dengan besaran file yang hanya beberapa puluh mega, waktu yang untuk mendownload sangatlah lama walaupun kecepatan internet stabil di 2Mbps.


Sampai saat ini untuk dibawa bawa "keliling", saya merasa nyaman dan terpaksa iPad ngendon di rumah deh heheeh apalagi kalau untuk travelling, saya yakin pasti akan diara menyenangkan, ketimbang bawa macbook pro saya yang 13 inch. Saya ambil faktor beratnya saja, saya tidak bandingkan dengan Macbook air dengan budget harga di Vivo. Tentunya kalau saya memiliki budget lebih, pasti saya akan ambil macbook air 11 inch. Karena half of the price, kapasitas 500GB HDD dan 4GB RAM, vivo "terasa" lebih murah untuk saya.


Saya tidak bandingkan juga performance dengan mac karena rasanya tidak fair, tapi sebatas untuk kerja kantoran biasa, nyaman sekali! dan meringankan beban bawaan yang ada ....: )