Friday, January 10, 2014

BlackBerry Q5 - Performa, kemampuan Battery & HD Voice

Melanjutkan pembahasan perihal BlackBerry Q5 dari thread sebelumnya yang pernah saya tulis beberapa saat lalu.

Sebagian akan membandingkan penampilan nya dengan Q10, dalam hal ini harus diakui bahwa kemampuan Q10 untuk tampil lebih elegan boleh dikatakan "sangat berhasil". Penampilan BlackBerry Q10 memang jauh tampak lebih baik dan "berbobot", demikian juga dengan bobot nya yang lebih berat dibandingkan Q5. Namun kalau dibandingkan dengan performa nya, sebetulnya Q5 dan Q10 hampir dikatakan sama saja. (dari sudut pandang pemakai biasa)

Hal yang perlu dititik beratkan adalah jalur koneksi data yang stabil. Hal ini sangatlah mutlak untuk diketahu, bahwa di daerah biasa kita "beredar", provider/ operator apa yang paling baik. Dengan dukungan operator yang sempurna jalur datanya, maka kinerja si BlackBerry pun akan dirasa jauh lebih baik dan smooth.

Dalam hal ini, saya menggunakan jalur data via operator XL, kebetulan XL Hot Rod 3G+ sangat baik dan boleh dikatakan stabil secara umum.

Operator pun secara langsung akan mempengaruhi kemampuan battery nya. Selama saya pakai, belum pernah sampai kehabisan battery sama sekali. Selama ini penggunaan secara umum adalah, cabut dari Charger battery pukul 7 pagi dan digunakan untuk memantau email pekerjaan selama seharian, sampai pukul 21.00, battery masih tersisah 40%. Saat ini ada 7 account email, 1 account twitter dan menampung kurang lebih 70 kontak BlackBerry Messenger.

Satu hal yang menjadi perhatian adalah, muncul nya tulisan "HD" disaat kita sedang menelpon atau menerima panggilan telpon. Logo HD ini ternyata berhubungan dengan HD Voice, dimana surara yang kita dengarkan memiliki "clarity"/ kejernihan yang sangat baik dibandingkan telepon biasa. Biasanya logo HD ini akan nampak apabila memang operator yang kita gunakan mendukung atau memiliki fitur HD Voice.

Untuk kemampuan kamera Q5, akan saya posting terpisah yah.

Secara umum, kalau disuruh membeli BlackBerry antara Q5 dengan Q10, saya rasa akan lebih bijak memilih Q5 dengan harga yang jauh lebih murah daripada Q10. Kecuali kalau memang budget yang kita sediakan sudah lebih dari cukup untuk membeli Q10.



Saturday, January 4, 2014

Saya Sebagai Penterjemah Tersumpah....

Tidak disadari sampai sore ini saya sendiri baru menyadari bahwa sebetulnya saya pernah dilantik menjadi Penterjemah Tersumpah oleg Gubernur Jawa Barat yang saat itu dijabat oleh Bpk R. Nuriana, pada tahun 1999.

Menggelitik saat menempuh ujian untuk mendapatkan pengukuhan ini, sebelumnya saya harus mengikuti ujian tertulis yang diselenggarakan di Universitas Padjadjaran, Bandung. Materi ujian yang diberikan cukup sederhana, dimana kita para peserta ujian diberikan 6 materi, dengan ketentuan 3 materi dalam Bahasa Indonesia untuk diterjemahkan ke Bahasa Inggris dan 3 materi untuk diterjemahkan ke Bahasa Indonesia dari Bahasa Inggris.

Dengan waktu yang tidak panjang, namun saya lupa persis nya berapa lama, kami hanya dimodali:
1. Kertas Folio untuk menuliskan semua hasil terjemahan dengan tulisan tangan yang wajib bisa dibaca
2. Pensil
3. Kamus Inggris Indonesia - Indonesia Inggris (saya ingat persis, tidak lebih dari 10 kali saya buka)

Ketentuan untuk menjadi seorang Penterjemah Tersumpah/ Sworn Translator, kami harus mendapatkan nilai sedikitnya B, kurang dari itu maka kita harus melakukan ujian ulang sampai berhasil.
Untunglah, hasil yg saya dapatkan cukup memuaskan dan saya diputuskan lolos untuk di mengikuti Sumpah Pengangkatan di kantor Gubernur Jawa Barat, lebih tepatnya di Gedung "Sate" Bandung.

Profesi ini, salah satu profesi yang boleh dicoba untuk ditekuni karena tidak banyak yang sudah resmi menjadi Penterjemah Tersumpah di negara kita ini.